METRO (Lampung News TV) – Anggota DPRD Kota Metro, Efril Hadi, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Metro untuk lebih optimal dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Langkah ini dinilai krusial sebagai strategi memperkuat kemandirian fiskal di tengah tuntutan pembangunan yang kian meningkat.
Pernyataan tersebut disampaikan Efril saat menggelar Reses di Jalan WR. Supratman, Kecamatan Metro Utara, Selasa (13/05/2026). Dalam agenda tersebut, aspirasi masyarakat Metro Utara masih didominasi oleh harapan akan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
“Sejalan dengan apa yang kita dengar dari masyarakat, usulan pembangunan untuk tahun 2028 mendatang masih berfokus pada infrastruktur jalan, irigasi, pertanian, dan fasilitas publik lainnya,” ujar Efril kepada media.
Efril memaparkan bahwa saat ini kapasitas APBD Kota Metro mengalami tekanan signifikan akibat pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat. Kondisi ini secara langsung berdampak pada volume pelaksanaan pembangunan fisik di lapangan.
Menyikapi ketidakstabilan keuangan daerah, politisi ini mengingatkan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak hanya pasif menunggu anggaran, melainkan harus kreatif menggali potensi pendapatan baru.
“Di tengah keterbatasan fiskal ini, Pemkot Metro harus memiliki kreasi dan langkah konkret untuk menutupi celah anggaran akibat kebijakan pusat. Kreativitas dalam mencari sumber pendapatan adalah kunci,” tegasnya.
Selain mendorong peningkatan PAD, Efril menekankan pentingnya efisiensi anggaran dengan mengedepankan skala prioritas. Ia menyarankan agar Pemkot berani melakukan evaluasi terhadap belanja operasional yang kurang mendesak.
“Kita akan tinjau kembali belanja operasional mana yang sekiranya bisa dialihkan menjadi belanja modal. Pemerintah harus jeli memilah mana yang benar-benar prioritas, terutama dalam pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan rakyat,” tutupnya. (Red)
