Wali Kota Metro Bahas Percepatan Bedah Rumah Bersama Kementerian PKP

 

METRO (Lampung News TV) — Pemerintah Kota Metro menerima kunjungan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI guna membahas percepatan program bedah rumah, termasuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), di Rumah Dinas Wali Kota Metro, Rabu (12/8/2026).

Kunjungan yang dipimpin Staf Ahli Menteri PKP Riadi Arief Aladin tersebut bertujuan mensosialisasikan Peraturan Menteri PKP Nomor 6 Tahun 2026 sekaligus mengurai kendala rendahnya penyerapan usulan bantuan di daerah.

Riadi menjelaskan, alokasi anggaran program BSPS secara nasional melonjak dari Rp5 triliun pada 2025 menjadi Rp11–12 triliun pada 2026, dengan target penerima meningkat dari 45.000 menjadi 400.000 unit rumah. Namun, tingkat pengusulan dari daerah masih dinilai relatif rendah.

“Melalui Permen PKP Nomor 6 Tahun 2026, setiap unit rumah mendapat bantuan Rp20 juta terdiri dari Rp17,5 juta bahan fisik dan Rp2,5 juta upah tenaga kerja. Kami juga mempermudah administrasi tanah dan mempersingkat masa tunggu penerima dari 10 tahun menjadi 5 tahun,” ujar Riadi.

Di Lampung sendiri, target bedah rumah mencapai sekitar 11.000 unit, di mana 5.000 unit telah memasuki tahap persiapan dan 7 unit selesai secara fisik.

Riadi pun meminta Pemkot Metro memperkuat sinergi dengan Dinas Dukcapil untuk validasi data NIK calon penerima dari kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyambut optimistis dukungan Kementerian PKP dan menyatakan kesiapan jajarannya dalam memverifikasi serta mengawal pelaksanaan program di lapangan.

“Saya sangat senang dengan program ini. Jika penanganannya terarah seperti ini, kami optimistis dalam dua tahun Kota Metro bisa bebas dari rumah tidak layak huni,” kata Bambang. (ADV)