METRO (Lampung News) — Pemerintah Kota Metro menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan strategis untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel melalui ruang dialog bersama seluruh pemangku kepentingan, Jumat (23/01/2027).
Acara yang berlangsung di Aula Pemda Kota Metro tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa FKP memiliki peran krusial dalam menyusun kerangka kerja pembangunan yang akan menjadi pedoman pelaksanaan program daerah di tahun mendatang.
RKPD Tahun 2027 mengusung tema “Penguatan Modal Manusia dan Modal Sosial sebagai Pondasi Pembangunan Ekonomi-Sosial Berkelanjutan”. Tema ini dipilih untuk memperkuat posisi strategis Kota Metro sebagai pusat layanan pendidikan, kesehatan, serta sektor jasa dan perdagangan di Provinsi Lampung.
Wali Kota memaparkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Metro terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, IPM Metro meningkat dari 80,41 pada tahun 2024 menjadi 81,22 pada tahun 2025.
“Capaian ini menempatkan Metro sebagai daerah dengan IPM tertinggi kedua di Provinsi Lampung. Hal ini mencerminkan kemajuan nyata di bidang kesehatan, pendidikan, dan standar hidup masyarakat kita,” ungkap Bambang.
Selain itu, tingkat partisipasi angkatan kerja mencapai 69,80 persen dengan jumlah tenaga kerja lebih dari 91 ribu jiwa. Kabar baik lainnya, persentase penduduk miskin berhasil ditekan menjadi 6,44 persen pada tahun 2025. Namun, ia mengingatkan agar capaian ini terus diikuti dengan peningkatan produktivitas SDM guna menjawab tantangan bonus demografi dan persaingan global.
Inovasi Kolaborasi dan Tata Kelola
Wali Kota juga menekankan pentingnya modal sosial seperti nilai gotong royong dan solidaritas masyarakat sebagai kekuatan utama pembangunan. Di sela acara, Pemkot Metro turut menyelenggarakan FKP Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) sebagai solusi inovatif untuk mendukung pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Sementara itu, Plt. Kepala Bappeda Kota Metro, Triana Apresia, menjelaskan bahwa RKPD 2027 merupakan penjabaran tahun kedua dari RPJMD 2025–2029. Proses penyusunannya dilakukan secara terintegrasi, mulai dari aspirasi di tingkat kelurahan dan kecamatan hingga Musrenbang tingkat kota.
Prioritas Pembangunan 2027
Beberapa prioritas yang akan dijalankan pada tahun 2027 antara lain:
* Pengembangan profesionalitas SDM aparatur dan kualitas pelayanan publik.
* Pemerataan infrastruktur pendidikan dan kesehatan.
* Perluasan perlindungan sosial yang adaptif.
* Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui tata kelola pemerintahan yang efisien.
Melalui forum ini, Pemerintah Kota Metro mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan masukan konstruktif berbasis data. Diharapkan, dokumen RKPD 2027 yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan nyata warga serta mendorong terwujudnya Kota Metro yang maju, inklusif, dan berkelanjutan. (Adv)
