METRO (Lampung News ) — Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Metro periode 2025–2028 resmi dilantik hari ini, Kamis (13/11/2025).
Namun, acara ini jauh dari sekadar formalitas biasa. Para pemimpin tertinggi Metro dan Lampung kompak melontarkan tantangan keras kepada pengurus baru: Tinggalkan Euforia, Segera Bertindak!
Dengan mengusung tema “Meneguhkan peran KNPI Kota Metro sebagai rumah pemuda dalam bingkai persatuan dan kesatuan,” acara pelantikan ini menjadi arena penegasan ulang bahwa peran pemuda harus diukur dari dampak nyata, bukan ramainya acara.
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan selamat sekaligus ultimatum. Ia meminta para pemuda tidak lagi terjebak dalam jebakan rutinitas organisasi.
“Saya mengajak pengurus KNPI agar tidak berhenti di kegiatan seremonial. Segera susun program nyata, terukur, dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegas Bambang.
Wali Kota menekankan bahwa KNPI harus menjadi jembatan utama antara generasi muda dan pemerintah, terutama dalam menghadapi tantangan krusial seperti teknologi, ekonomi kreatif, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di era global. Amanah yang diberikan, kata Bambang, harus dibayar tuntas dengan dedikasi dan komitmen kolaboratif.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua KNPI Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah. Dia mengingatkan pengurus Metro agar tidak terlena oleh semangat sesaat pasca-pelantikan.
“Saya harap tema ini bukan sekadar euforia pelantikan, tapi benar-benar membumi. KNPI harus melahirkan generasi yang membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan tanah air,” ujar Iqbal.
Iqbal mendesak KNPI Metro untuk segera memperkuat kolaborasi dengan seluruh unsur Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) agar program-program kepemudaan memiliki dampak konkret di lapangan.
Menyambut tantangan tersebut, Ketua DPD KNPI Kota Metro yang baru, Saka Zulinta, menyatakan kesiapan kepengurusannya untuk menjalankan KNPI yang inklusif, progresif, dan produktif.
“Kami siap menjadikan KNPI Metro sebagai rumah besar pemuda, tempat ide-ide progresif lahir dan diwujudkan. Pemuda Metro tidak boleh hanya menjadi penonton, tapi harus menjadi pelaku perubahan yang berintegritas dan berjiwa nasionalis,” tegas Saka.
Dengan penegasan ini, pelantikan KNPI Kota Metro periode 2025–2028 kini bertransformasi menjadi panggilan aksi sebuah babak baru di mana pemuda dituntut untuk menjadi garda terdepan pembangunan, bukan sekadar pelengkap upacara. (*)
